Kekeringan, Warga Sidomulyo Mandi di Sungai Keruh

Diposting pada

SIDOMULYO (14/6/2023) – Kekeringan melanda Kecamatan Sidomulyo, Lampung Selatan. Warga terpaksa menggunakan sungai keruh untuk mandi dan mencuci. Beruntung pemuda setempat mengupayakan air tangki guna memenuhi kebutuhan konsumsi.

Warga Dusun Sandaran 1, Desa Sukabanjar, Kecamatan Sidomulyo, Lampung Selatan, selalu pertama terdampak kekeringan. Permukiman hingga persawahan sulit mendapatkan air. Mereka terpaksa mandi dan mencuci di sungai keruh batas desa.

Setiap menjelang musim kemarau seperti sekarang, semua sumur mengering. Warga pontang-panting mencari sumber air bersih ke desa tetangga dengan jarak lumayan jauh dan pengangkutan juga melelahkan.

Sekelompok pemuda perduli kondisi masyarakat segera memberikan bantuan air bersih melalui suplai truk tangki. Ratusan warga pun berbondong-bondong membawa jerigen atau ember guna mendapatkan pembagian air konsumsi.

Warga Desa Sukabanjar mengaku kesulitan mendapatkan air bersih selama periode kemarau. Kondisi ini sudah berlangsung puluhan tahun. Jika bantuan air datang, mereka cepat-cepat mengisi bak penampungan sebagai persediaan memasak dan air minum.

Bantuan air bersih bagi warga Desa Sukabanjar berlaku cuma-cuma. Suplai air tangki menjadi penyelamat. Seputar desa terdapat empat sumur bor program PNPM tetapi tidak berfungsi.

Bantuan air konsumsi maksimal hanya empat tangki sebulan. Warga dituntut berhemat agar tidak kehabisan sama sekali. Kadang-kadang sejumlah warga tidak kebagian air bersih. Mereka berharap pemerintah atau dermawan membangun sumur bor dengan kapasitas memadai.

@lampungtelevisi.com
Video dan artikel* ini bersumber langsung dari youtube dan kami share di website Lamsel.comLampung SelatanLamsel

Tinggalkan Balasan