Isteri Bupati Lampung Selatan Diperiksa Terkait Proyek Jalan

Diposting pada

BANDARLAMPUNG (20/6/2023) – Winarni, isteri Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto, akhirnya mengaku pernah diperiksa Polresta Bandarlampung. Namun ia menyebut hanya diundang. Ketua PKK itu juga membantah baru sekali, bukan tiga kali.

Pemeriksaan Winarni selalu tipis informasi. Namun LampungTV setidaknya berhasil merekamnya pada pukul 13.00, Minggu, 4 Mei 2023. Petugas dari Polresta Bandarlampung mendatanginya di rumah dinas Bupati Lampung Selatan di Jalan Lintas Tengah Sumatera, Kalianda.

Pemeriksaan kedua berlangsung pada pukul 12.30, Jumat, 19 Mei 2023. Winarni terekam saat pulang dari Ruang Tipikor Polresta Bandarlampung. Selama diperiksa, ruangan tim penyidik khusus itu sepi dan dijaga beberapa orang non-anggota Kepolisian tersebut di luar.

Meski demikian, Winarni hanya mengaku baru sekali diperiksa. Setelah lama terdiam, ia menyebut tidak pernah diperiksa di Rumah Dinas Bupati Lampung Selatan di Kalianda.

Wanita yang memiliki segudang jabatan itu diperiksa atas laporan seorang warga Bandarlampung bernama Yuzar Royaman atas kenalannya Akbar Bintang. Mereka diduga menyerahkan uang Rp2,6 Miliar kepada seorang isteri petinggi Pemkab Lampung Selatan dan beberapa pejabat di sana untuk jabatan seseorang pada Tahun 2019.

Yunizar, pengacara Yuzar, mengatakan, karena tidak terbukti, Yuzar melaporkan Akbar Bintang ke polisi. Namun dicabut, karena beberapa pihak berjanji menggantinya dengan sejumlah proyek, yang seluruhnya akan bernilai 20 miliaran.

Karena juga dibohongi, lewat pengacaranya, Yuzar melaporkan Akbar Bintang ke polisi dan ditetapkan menjadi DPO.

Kasatreskrim Polresta Bandarlampung Kompol Dennis Arya Putra, 10 Mei lalu, mengatakan mereka menangkap Akbar Bintang atas status DPO tersebut. Soal melibatkan setidaknya lima petinggi Pemkab Lampung Selatan dan seorang isteri dari mereka, ia menyebut masih dalam penyidikan.

Saat ditangkap, Akbar Bintang mengaku kabur-kaburan karena seluruh uang sudah diserahkan ke paa petinggi di Pemkab Lampung Selatan. Ia malah menyebutnya menyerahkannya bersama Yuzar, dari awalnya untuk jabatan seseorang, hingga akhirnya dijanjikan sejumlah proyek.

Akbar ditangkap Tim Tekab 308 Polresta Bandarlampung di sebuah penginapan di Sukarame, Bandarlampung, Selasa malam, 9 Mei lalu.

@lampungtelevisi.com
Video dan artikel* ini bersumber langsung dari youtube dan kami share di website Lamsel.comLampung SelatanLamsel

Tinggalkan Balasan