Arus Balik Gelombang 2 dari Bakauheni dan Panjang Melandai

Diposting pada

BAKAUHENI (30/4/2023) – Meski tiga hingga lima kali lebih ramai dari hari biasa, arus balik mudik di Pelabuhan Bakauheni pada Sabtu dan malam Minggu, 29 April 2023 sepi. Trip pertama sepeda motor dari Pelabuhan Panjang, Bandarlampung, bahkan, hanya mengangkut 94 sepeda motor dan 200 penumpang.

Dari catatan ASDP, Sabtu, 29 April 2023, total penumpang arus balik hanya 60.014 penumpang, menurun dari sehari sebelumnya 90.031 penumpang, atau sehari sebelumnya lagi 95.999 penumpang. Puncak arus balik sementara terjadi pada H plus 2, 25 April 2023, dengan 111.726 penumpang.

Total roda dua yang arus balik 10 kali lipat dari hari biasa, 5.569 pada 29 April, sehari dan dua hari sebelumnya 6.068 dan 7.509. Puncak arus balik sepeda motor sementara masih pada H plus 2, 25 April, dengan 11.688 unit.

Sedangkan total roda empat yang menyeberang dari Pelabuhan Bakauheni tiga kali lipat dari hari biasa, 7.260 mobil, menurun dari sehari dan dua hari sebelumnya, 11.460 dan 12.180. Puncak arus balik sementara masih pada H Plus 2, 25 April, dengan 15.202 unit.

Adapun pejalan kaki meningkat 6 kali lipat dari hari biasa, dengan 6.875 orang, menurun dari sehari dan dua hari sebelumnya, 7.817 dan 8.927 orang. Puncak arus balik sementara masih pada H Plus 2, 25 April, dengan 11.502 penumpang.

Sesuai dengan catatan ASDP, hingga Sabtu, 29 April 2023, sekitar 211.960 pemudik belum kembali, yang terdiri dari 22.648 pejalan kaki, 28.248 roda dua, 24.363 roda empat.

Pelabuhan Panjang, Bandarlampung juga melayani sepeda motor, selama tiga hari, dari Sabtu, 29 April 2023 hingga 1 Juni 2023. Pada trip pertama yang berangkat pada pukul 01.40 Minggu Dinihari, jumlah sepeda motor hanya 94 unit, dengan 200 penumpang.

Kepala KSOP Pelabuhan Panjang Andi Fiardi memperkirakan sepinya arus balik sepeda motor dari Pelabuhan Panjang menuju Pelabuhan Pelindo Ciwandan karena kurang sosialisasi. KM Dobonsolo, yang melayani pelayaran, dapat menampung 1.200 motor.

Tambi Antoro dan Rival, pemudik bersepeda motor dari Pringsewu dan Krui, Pesisir Barat, mengatakan mereka memilih berangkat dari Pelabuhan Panjang, untuk memendekkan perjalanan darat, karena sudah jauh mengendara dari Lintas Barat.

Kedua pengendara motor itu mengaku memilih pulang pada gelombang kedua karena menghindari kemacetan dan dapat lebih lama bersama keluarga di kampung halaman.

Seperti arus mudik, umumnya pemudik arus balik memilih beristirahat di sejumlah rest area Jalan Tol Trans Sumatera, mulai dari Terbanggi Besar hingga Bakauheni. Banyak dari penumpang beristirahat di lantai, tiduran, atau makan bersama keluarga.

Herdensi dan Rifaldo, pemudik asal Lampung Utara dan Palembang, mengatakan, dengan istirahat di rest area, badan lebih segar menuju Bakauheni. Apalagi mereka khawatir antre di pelabuhan masih memerlukan waktu berjam-jam.

Soal memilih arus balik pada gelombang kedua, Herdensi dan Rifaldo, menyebut mereka rata-rata bekerja pada 2 Juni. Dengan pulang pada 29-30 April, mereka lebih lama berada di kampung halaman.

@lampungtelevisi.com
Video dan artikel* ini bersumber langsung dari youtube dan kami share di website Lamsel.comLampung Selatan

Tinggalkan Balasan